Sesekali pinjamlah rinduku, untuk membakar daun-daun di halaman rumahmu, sesekali kau harus tahu, hangat api yang kuciptakan untukmu.
***
Aku pejamkan mataku, tak tertembus lampu, kecuali bayangmu.
***
Hatiku kekasih, setabah asteroid di kegelapan langit, menunggu jatuh menjelma cahaya, di langit matamu yang biru.
***
Kebahagiaan yang sederhana di balik hujan senja, saat lenganmu melingkari bahu, dan rintik sengaja jatuh dengan suara merdu.
***
Aku pernah menyembunyikan rindu dalam keremangan senja, tapi senja pun bersembunyi dalam bayangmu.
***
Kau menitipkan sesuatu pada senja, cahaya yang mencakar langit hingga merah, betapa rindumu sudah semakin parah.
***
Rindu tak dapat menjamin cintamu. Namun cinta, dapat menjamin rindumu.
***
Cinta itu ruang, rindu itu waktu. Di sini, kunikmati hangatnya hatimu.
***
Perbedaan rindu dan jarak, jarak itu ada batasnya.
jelek banget
BalasHapusyeu songong lu man
Hapus